Pelangiku

aku tau setiap ada hujan
yang deras
pasti akan muncul sebuah pelangi
yang indah
karena Allah sudah menciptakan
dua kejadian tersebut dalam satu paket

aku pun tau setiap ada masalah
yang datang silih berganti
akan selalu ada jalan keluar
yang sangat menakjubkan
karena Allah pun sudah menyiapkan
dua hal tersebut
dalam ketetapan-Nya

dan inilah hidup
terlalu indah jika kita mau membuka mata hati
terlalu banyak problematika
yang akan membuat kita
semakin dewasa

********



Minggu, 27 Februari 2011

karena Allah sudah menetapkan takdir kita...

"Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu, dan (begitu pula) dalam (Al Qur'an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik- baik Penolong." (QS. Al-Hajj : 78)

aku pun tercengang dengan penggalan ayat tersebut...
aliran darah ini pun naik dan turun tak beraturan...
dada ini serasa sesak...
sulit sekali mengatur nafas saat itu...
mungkin berlebihan...
tapi itulah yang kurasakan, ketika membaca ayat itu..
terlebih ketika memahaminya...
ya Rabb...

dan hati ini pun bergejolak lagi...
entah ada apa lagi dengan diri ini...
tetapi sejak ada keputusan itu...
hati ini semakin tidak tenang...
padahal sudah 2 pekan amanah itu datang...
tapi hati ini sulilt sekali untuk menerima...
selalu ada yang meronta ketika hati diajak berdamai...

ku coba mencari jawaban atas semua pertanyaan ini...
pertanyaan ku masih sama dengan yang sebelumnya...
tapi pertnyaan ini, sungguh harus aku temukan...
agar kelak aku bisa menjalaninya lebih ikhlas...
bukan karena "paksaan" seperti ini...
bukan dengan kebingunganku seperti ini...

seakan-akan mimpi buruk yang menimpaku...
entah mengapa rasa ini masih menguasai diri...
padahal banyak ayat yang sudah menjelaskan...
bahwa Allah telah menetapkan takdir kita masing-masing...
dan Allah tidak akan salah memilih...

tapi, tetap saja hati ini, rasional ini belum sepenuhnya menerima...
ketika satu sisi mulai belajar untuk menerima...
tetapi di sisi lain tetap ada yang menolak...
ku coba diskusi dengan hati ini...
tetap saja, belum sepenuhnya mengerti akan hal ini...

terlalu lemah untuk memahami semua takdir ini...
terlalu rapuh untuk siap akan semua ketetapan-Nya...
karena memang diri ini sungguh tak sekuat mereka...
tak sekuat yang mereka pikirkan dan perkirakan...

"Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan atau pun merasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS. At-Taubah : 41)


lagi dan lagi ayat ini ku coba lebih memahaminya...
berkali-kali ku baca dan pahami...
mencoba memahami arti dari ayat ini...


"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." (QS. Al-Baqarah : 286)

termasuk ayat ini yang sangat membuat ku lebih tenang...
ya Rabb...
seperti apapun ketetapan-Mu...
seberat apapun amanah ini...
sesulit apapun aku harus menjalani-Nya...
aku kan coba untuk melaksanakan dengan baik...
karena ku yakin...
Kau telah menyiapkan hadiah teristimewa untuk ku, untuk kami..
yang patuh pada -Mu..
yang ikhlas serta ridho atas segala ketetapanmu...


kelemahan ini...
keterbatasan ini...
akan ku coba untuk memperbaikinya satu per satu..
perlahan tapi pasti...
karena ternyata di balik amanah ini...
Allah telah mentraining kita untuk lebih baik...
dengan Dia memberikan amanah-amanah ini...


amanah yang bahkan gunung pun melolak...
tetapi manusia???
itu karena manusia adalah makhluk yang sempurna...
Allah memberikan otak dan hati...
agar kita bisa mengerti akan semua maksud Allah berikan amanah ini...
agar kita bisa mengambil pelajaran dari semua ketetapan-Nya...


usahlah bersedih lagi...
usahlah meratapi takdir atas diri sendiri...
karena sejauh apa pun kita berlari...
takdir Allah atas kita sudah ditetapkan...
sekarang, apakah kita mau belajar...
bukan hanya belajar menerima...
tetapi belajar mengambil hikmah dari semua ini...


teruslah belajar... belajar... dan belajar...
karena setiap detik, menit, dan jam...
kita dituntut untuk terus belajar dan mengambil hikmah...
dari setiap episode dalam kehidupan kita....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar