Kau yang dulu kulihat begitu TANGGUH
Kau yang dulu kulihat begitu tegar
Kau yang dulu kulihat begitu sabar
Kau yang dulu kulihat begitu tabah
Kau yang dulu kulihat begitu ramah
Kau yang dulu kulihat begitu luar biasa
Kau yang dulu kulihat begitu SETIA
Tapi kini aku tau…Ternyata kau terlalu rapuh
Bahkan sangat rapuh
Kini kau terpuruk dengan kelemahanmu
Kini kau terlena oleh kelalaianmu
Kini kau terjatuh karena kekecewaanmu
Kini kau tersungkur karena ketidakberdayaanmu
Saudariku,,,
Bangkitlah dari lenamu yang panjang
Di jalan ini mereka telah menantimu
Untuk terus berjalan beriringan
Untuk terus berlari mengejar yang tertinggal
Untuk terus meniti jalan kebaikan ini
Untuk terus dan terus menabur kebaikan
Untuk terus dan terus memberikan semangat
Bukankah,,,
Aku akan selalu bersamamu, ukhti
Aku akan selalu menjagamu ketika kau hampir jatuh
Aku akan terus melindungimu ketika kau hampir pasrah
Seandainya kau tak dapatiku di sisimu
Aku telah menitipkanmu pada Rabb kita
Ya, saudariku…
Maaf jika kau sesekali tak mendapatiku ketika kau ingin bangkit
Maaf jika kau sering tak mendapatiku ketika kau ingin berlari
Maaf… maaf… maaf…
Tapi yakinlah,, sungguh aku telah menitipkanmu pada Rabb kita
Tak usah khawatir saudariku
Kau tidak usah khawatir ketika kau akan jatuh
Allah yang akan terus menyanggamu
Kau tidak usah khawatir ketika kau mulai pasrah
Allah selalu punya harapan di setiap keluh kesahmu
Kau tidak usah khawatir ketika kau ingin mundur
Allah selalu punya alasan agar kau harus tetap maju
Saudariku,,,
Mereka telah menunggumu
Lekaslah bangkit dan segera bergegas
Karena ku tak ingin kau tertinggal seperti yang lain
Seperti yang lain, yang dulu sempat meninggalkan kita
Aku tak ingin kau pun seperti itu
Maka itu,, aku ingin kau segera tersadar
Tersadar dari mimpimu yang membelaimu
Aku ingin bersamamu menuju Jannah-Nya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar